
Workshop Penguatan Kurikulum OBE Dorong Peningkatan Mutu Prodi Fisika dan Pendidikan Fisika
Semarang, 20 Oktober 2026 — Program Studi Fisika dan Program Studi Pendidikan Fisika UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan Workshop Penguatan Kurikulum Program Studi Fisika Berbasis Outcome-Based Education (OBE) dengan tema “Optimalisasi Kinerja Akademik dan Pengembangan Mutu Prodi: Penguatan Capaian Lulusan, Kompetensi Lulusan, Pembelajaran dan Asesmen”. Kegiatan berlangsung pada Selasa (20/10) pukul 13.00–16.00 WIB di Ruang Sidang Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Walisongo.

Workshop diikuti oleh dosen-dosen Program Studi Fisika dan Pendidikan Fisika serta mahasiswa dari kedua program studi. Kegiatan menghadirkan Prof. Dr. Wiyanto, M.Si. sebagai narasumber yang memberikan penguatan terkait implementasi kurikulum berbasis OBE serta strategi peningkatan mutu akademik program studi.
Dalam pemaparannya, Prof. Wiyanto menekankan bahwa penguatan kurikulum OBE perlu berorientasi pada Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dan ketercapaiannya di dunia kerja. Penyusunan CPL perlu didasarkan pada profil lulusan, visi keilmuan program studi, kebutuhan masyarakat dan dunia kerja, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta kebijakan pemerintah. Oleh karena itu, penyusunan profil lulusan juga perlu diawali dengan analisis kebutuhan pasar dan kajian IPTEKS.
Selain itu, keberhasilan implementasi OBE dapat dilihat dari keterserapan lulusan di dunia kerja dan perkembangan kariernya, salah satunya melalui data tracer study. Menurutnya, semakin baik keterserapan lulusan, semakin menunjukkan bahwa CPL yang dirancang dan dilaksanakan oleh program studi telah berjalan secara efektif.

Workshop juga membahas pentingnya pemetaan keterpenuhan CPL pada setiap mata kuliah. Setiap mata kuliah memiliki kontribusi yang berbeda terhadap CPL sehingga bobot dan bentuk asesmennya perlu disesuaikan dengan karakteristik mata kuliah, termasuk perbedaan antara mata kuliah teori dan praktikum.
Dalam pengembangan kurikulum, evaluasi dilakukan secara berkelanjutan melalui evaluasi makro setiap lima tahun untuk penyempurnaan kurikulum dan evaluasi mikro setiap tahun untuk perbaikan Rencana Pembelajaran Semester (RPS).
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta membahas berbagai persoalan implementasi OBE, mulai dari pembobotan CPL, keterkaitan CPL dengan mata kuliah, masa studi mahasiswa, sistem penilaian berbasis proyek dan masalah, hingga ketentuan data mahasiswa dalam dokumen akreditasi.
Melalui workshop ini, Program Studi Fisika dan Pendidikan Fisika UIN Walisongo diharapkan semakin mampu mengimplementasikan kurikulum berbasis OBE secara konsisten, terukur, dan berkelanjutan sehingga menghasilkan lulusan yang kompeten serta sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan IPTEKS.
